“Kita kan sama sama tahu, salah satu program Prabowo-Gibran adalah melanjutkan hilirisasi, kenapa?, Karena hilirisasi ini meningkatkan nilai tambah ekonomi Indonesia tetapi sangat merugikan pihak asing makanya Uni Eropa dan IMF terus mengkomplain kebijakan ini hingga ke WTO, mereka (Asing) ingin capres yang menang dalam pilpres 2024 menghentikan kebijakan hilirisasi,” jelas Ikhyar yang juga menjabat Ketua Umum DPP Relawan Persatuan Nasional.
Ikhyar menilai pasangan Prabowo-Gibran merupakan arus sejarah yang tidak bisa dihambat kemenangannya.
“Tapi kita santai aja, saat ini masyarakat sudah cerdas melihat mana fitnah dan mana fakta, pasangan Prabowo-Gibran saat ini merupakan arus sejarah Indonesia, siapapun tidak bisa menghambat keniscayaan sejarah ini,” tegas Ikhyar.












