Dikatakan oleh Antonius Tumanggor lagi, Sahar Olo Panggabean merupakan sosok karismatik yang selama hidupnya banyak membantu warga masyarakat di kota Medan dan provinsi Sumatera Utara.
“Sahara Olo Panggabean sudah sangat dikenal baik oleh masyarakat di Sumatera Utara dan kota Medan bahkan secara nasional nama Sahara Olo Panggabean juga sudah dikenal. Membantu tanpa memandang suku dan agama, sehingga sangat pantas dijadikan sebagai simbol agar di ingat seluruh warga kota Medan terkhusus warga masyarakat di kelurahan Sekip dan sekitarnya. Saya sampaikan, saya Antonius Tumanggor sampai titik darah penghabisan akan terus memperjuangkan agar Jalan Sahar Olo Panggabean terealisasi,”tegasnya.
Lebih lanjut di katakan anggota Komisi IV DPRD Kota Medan ini, saat ini proses nama Jalan Olo Panggabean masih proses di bagian hukum pemko Medan dan masih menunggu hasil pertimbangan dari staf ahli untuk merealisasikan nya. ” Kita tunggu saja, proses berjalan dan dimohon untuk bersabar,”terangnya.
Terkait pertanyaan warga bernama Diaz Harahap mengenai rencana Jalan Nibung Raya akan dijadikan Wisata Kuliner, Antonius Tumanggor menerangkan jika Jalan Nibung Raya pernah menjadi salah satu Ikon di kota Medan karena saya malam hari selalu ramai.












