Menurutnya, hal ini sangat penting dilakukan, karena setelah masjid dibangun, maka tentunya yang harus dilakukan berikutnya adalah memakmurkannya dan selanjutnya memikirkan bagaimana pembiayaan operasional masjid.
Dalam kesempatan ini, Ijeck mengaku bersyukur karena BKM Kota Tebingtinggi bisa secara rutin melakukan arisan BKM setiap bulan. Hal ini bisa terjadi, lantaran Walikota Tebingtinggi memang dikenal sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan masjid dan selalu dikelilingi oleh para ulama.
“Saya rasa belum ada kabupaten/kota lainnya di Sumut yang melakukan arisan BKM, baru di Tebingtinggi inilah setahu saya membikin arisan setiap bulan. Mudah-mudahan ini juga bisa dicontoh oleh daerah-daerah lain,” harapnya.

Selain arisan silaturahmi, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan tahlil dan doa atas meninggalnya almarhum H Anif, pemberian piagam penghargaan kepada almarhum H Anif sebagai tokoh yang peduli kebersihan masjid di Sumut, serta penyerahan hadiah lomba syukuran nasi tumpeng Masjid Agung Kota Tebingtinggi.
Terkait penyerahan penghargaan tersebut, selaku anak, Musa Rajekshah menyampaikan rasa terima kasih kepada DMI dan Forum Silaturahmi Masjid Kota Tebingtinggi yang sudah memberikan penghargaan kepada ayahnya tersebut.






