“Semoga ini menjadi satu hal bagi kami anak-anaknya, untuk bisa meneruskan apa-apa yang sudah dilakukan orang tua kami. Mudah-mudahan pembangunan 99 yang dicita-citakan almarhum orang tua kami bisa terlaksana seluruhnya,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Walikota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengaku jika dirinya telah mengenal sosok almarhum H Anif sejak tahun 1992 silam. Dalam kesempatan bertemu, Umar sempat bertanya apa resep H Anif agar berhasil menjalankan usaha ataupun kehidupan.
Pertanyaan ini, sebut dia, di jawab oleh H Anif ialah dengan bekerja keras dan menjaga amanah. “Kedua kata beliau adalah jangan menebar musuh dan selalu berbuat baik. Jadi menurut saya beliau memang orang yang super baik bukan hanya kepada satu orang tapi seluruh masyarakat Sumut. Berikutnya beliau sama sekali tak tertarik dengan jabatan tapi berpikir bagaimana untuk membantu sesama,” ucapnya.
Untuk itu, Umar berharap, apa yang telah dirintis oleh almarhum H Anif dapat diteruskan oleh Wagub Sumut Musa Rajekshah. Dia juga mengaku merasa bahagia, karena Kota Tebingtinggi mendapatkan bantuan dua unit mobil pembersih masjid bahkan termasuk pekerja dan gaji pekerja juga diberikan oleh Musa Rajekshah. “Kami doakan Pak Wagub bisa menjalankan apa yang dirintis almarhum sebaik-baiknya,” ucapnya.






