Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Berita UtamaPolitik

Bahas OTT Kepala Daerah, Edy Rahmayadi Rapat Virtual dengan Mendagri dan KPK

×

Bahas OTT Kepala Daerah, Edy Rahmayadi Rapat Virtual dengan Mendagri dan KPK

Sebarkan artikel ini
Bahas OTT Kepala Daerah, Edy Rahmayadi Rapat Virtual dengan Mendagri dan KPK
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Afifi Lubis mengikuti rapat koordinasi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa Kepala Daerah di awal tahun 2022 yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Senin (24/1/2022). (Foto Dinas Kominfo Provinsi Sumut : Veri Ardian)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Medan, kedannews.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengikuti rapat secara virtual dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, para Kepala Daerah se-Indonesia, dari Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (24/1). Rapat ini membahas Operasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa Kepala Daerah di awal tahun 2022.

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan, OTT beberapa kepala daerah yang terjaring masalah hukum dengan KPK, akan yang berdampak pada sistem pemerintahan dan kepercayaan publik. Untuk itu, Tito mengingatkan, tindak pidana korupsi harus ditekankan untuk dihindari. Pemerintahan yang bersih akan meningkatkan kesejahteraan ASN dan masyarakat.

MEMPROSES ADSENSE...

“Pelaku pidana korupsi disebabkan karena banyak sistem yang dilakukan, ini salah satunya karena biaya politik, rekrutmen ASN dengan imbalan, integritas dan budaya. Saya yakin kita semua tidak ingin korupsi kalau cukup, namun tidak menjamin korupsi tidak ada. Tapi kalau tidak sejahtera korupsi pasti ada,” katanya.

Tito mengatakan, korupsi sudah menjadi suatu budaya di Indonesia yang harus segara dipotong dari atas sampai bawah, yakni dengan tidak menyuruh menerima dan meminta dalam hal pelayanan. 

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan