Musaddad menilai pendidikan merupakan investasi penting untuk membangun masa depan generasi muda dan memperluas kesempatan masyarakat memperoleh akses belajar yang lebih baik.
Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut (Perseroda), Sandhy Sofian, menyampaikan bahwa program penyaluran zakat tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan dalam mendukung dunia pendidikan.
Ia menyebutkan, zakat pegawai Bank Sumut tahun 2026 disalurkan dalam bentuk beasiswa pendidikan serta bantuan perlengkapan sekolah bagi pelajar dan mahasiswa.
Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 323 pelajar dan mahasiswa menerima bantuan beasiswa dengan total penyaluran mencapai Rp1,209 miliar. Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah senilai Rp41 juta juga diberikan kepada 205 siswa sekolah dasar.
“Zakat bukan hanya instrumen ibadah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pemerataan kesejahteraan dan memperluas akses pendidikan,” ujar Sandhy.
Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pendidikan para penerima manfaat sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sumatera Utara.












