Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama agar fasilitas tersebut segera digunakan oleh masyarakat. Penambahan sekolah dinilai menjadi salah satu langkah untuk mendukung pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tinggal di Belawan.
“Alhamdulillah, hari ini pembangunannya sudah dimulai. Mudah-mudahan bisa segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat Belawan,” katanya.
Proyek pembangunan SMP Classrooms of Hope merupakan hasil kolaborasi PT Belawan New Container Terminal (BNCT), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, dan DP World Foundation melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) bertajuk Tumbuh Bersama.
Dalam kerja sama tersebut, Pelindo menyediakan lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi untuk pembangunan sekolah. Sementara itu, dukungan pembiayaan diberikan oleh DP World Foundation melalui PT BNCT.
Setelah seluruh proses pembangunan selesai, fasilitas sekolah tersebut direncanakan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola.
Rico Waas berharap sekolah yang dibangun melalui kolaborasi tersebut nantinya dapat berstatus sebagai sekolah negeri. Dengan demikian, keberadaannya diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan memperkuat akses pendidikan di wilayah Belawan.






