Yusuf pun mengingatkan agar para oknum kepling di Kota Medan untuk menjaga netralitas di Pemilu 2024.
“Ingat, anda anda (kepling) itu digaji pakai uang rakyat (APBD), bukan pakai uang pribadi pimpinan anda. Jangan kotori nilai nilai demokrasi pancasila di negara ini, hanya untuk memuaskan syahwat kekuasaan pimpinan. Para kepling di Kota Medan, tolonglah takut anda sama Tuhan, bukan sama tuan anda,” tegasnya.
Deklarator Partai Demokrat di Sumut ini juga mengatakan para oknum di semua instansi pemerintahan, yang makan gaji dari uang rakyat agar ikut menjaga netralitas proses Pemilu 2024 yang sedang berjalan.
“Pejabat Dinas Pendidikan Kota Medan yang viral di media sosial menjadi bukti nyata pelanggaran pemilu dilakukan oknum yang digaji pakai uang rakyat, bukan uang pribadi dari pimpinan. Ini harus dipahami para oknum instansi, jangan sampai keluarga anda malu jika itu terjadi pada anda berikutnya,” tandas Yusuf Tambunan.












