“Kita harus memikirkan bagaimana masyarakat Kota Medan ataupun Sumut yang selama ini memeriksa kesehatan di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia, mau dan percaya untuk memeriksakan dirinya ke dokter yang ada di Kota Medan,” jelas Bobby Nasution.
Dihadapan Ketua PDGI Sumut Drg Muhammad Sahbana, Ketua PDGI Kota Medan Drg Meriah Ukur Sembiring, Ketua Panitia Drg Adi Wika Prasetya, para Dekan Fakultas Kedokteran Gigi dan seluruh peserta seminar, Bobby juga mengungkapkan, semua sektor, termasuk dokter gigi terkena dampak pandemi Covid-19. Kondisi tersebut, ungkapnya, membuat dokter gigi tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, masyarakat takut berobat gigi karena khawatir penyebaran virus Corona yang diketahui melalui hidung dan mulut.
βTentunya lewat medical tourism ini, kita dapat membantu para dokter, khususnya dokter gigi yang terkena dampak Covid-19. Kita harus bisa memberikan kepercayaan dan membuktikan kalau dokter-dokter yang ada di Kota Medan juga tidak kalah bagus dengan dokter yang ada di luar negeri. Untuk itu kita harus berkolaborasi guna mewujudkan program medical tourism di Kota Medan,” harapnya.












