Medan, kedannews.com – Wali Kota Medan, Bobby Nasution ingin renovasi Stadion Teladan mengacu pada standar yang diakui secara internasional sekaligus menjawab keluhan atlet tentang fasilitas olah raga.
“Minimal, jika Piala AFF digelar di Indonesia, Stadion Teladan bisa dijadikan tempat bertanding. Untuk itu, renovasi ini harus mengacu kepada standar yang diakui dunia, apakah itu soal rumputnya, luas lapangan, kapasitas penonton, dan lain-lain,” ujar Bobby Nasution dalam Ekspose Desain Stadion Teladan, Senin (14/3) di Stadion Teladan.
Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Bappeda Benny Iskandar, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang, Endar Sutan Lubis, Kadis PU Topan OP Ginting, Kadis Kebersihan dan Pertamanan Syarifuddin Irsan Dongoran, Kadispora Pulungan Harahap, dan Ketua KONI Medan, Edi Sibarani, dan perwakilan konsultan Doni itu, Bobby Nasution menyatakan soal cantik, tentu harus cantik desainnya, namun yang paling penting fasilitas olahraganya.
“Masalah cantik nggak cantiknya itu sudah harus cantik dibuat. Tapi yang paling penting adalah fasilitas olahraganya dulu. Desainnya cantik itu adalah opsi tambahan. Tapi dari renovasi ini, opsi utamanya adalah bagaimana fasilitas olahraganya betul-betul diperbaiki, bisa dimanfaatkan lebih baik dari hari ini. Mulai rumputnya, ruangan-ruangan yang dibutuhkan atlet, baik itu ketika ada pertandingan atau latihan,” ujar Bobby Nasution setelah mendengar expose desain Stadion Teladan.












