“Anak-anak kami, mungkin ada yang baru pertama kali datang ke Balai Kota. Mudahan-mudahan, hadirnya anak-anak, adik-adik kami ke mari, menjadikan kita saling mengenal, bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang dunia pemerintahan dan menambah rasa kekompakan serta kesolidan antara pemerintah dan pelajar,” kata Bobby Nasution.
Di hadapan para siswa tersebut, suami Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu ini mengaku, jika dirinya bersama Aulia Rachman menjadi pasangan kepala daerah mulai Februari 2021 lalu. Hal itu, jelasnya, diperoleh dari proses pemilihan langsung yang dilakukan setiap lima tahun sekali.
“Alhamdulillah, kami diberi amanah untuk menjalankan roda pemerintahan di Kota Medan, sebelum nantinya di tahun 2024 akan diadakan pemilihan kembali. Menjadi kepala daerah artinya kami harus siap untuk dimarahi-marahi. Kenapa? Misalnya saat hujan deras dan kemudian banjir, Wali Kota harus siap dimarahi warga. Begitu juga soal jalan rusak atau berlubang yang menjadi kewenangan Pemko Medan, itu juga jadi tanggung jawab kami untuk menyelesaikannya,” terangnya.
Selanjutnya, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga menjelaskan, sebelumnya Balai Kota berada di Gedung City Hall yang sekarang ada di area Hotel Grand Aston Medan. Setelah memberikan penjelasan, ayah tiga anak yang murah senyum ini pun mengajukan sejumlah pertanyaan kepada siswa, diantaranya apa yang dimaksud dengan legislatif, eksekutif dan yudikatif.












