“Begitu mau diambil, bantuan sudah tidak ada lagi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, bantuan PIP itu sudah dikembalikan kepada pemerintah pusat,” keluhnya.
Mendengar laporan orang tua siswa tersebut, Bobby Nasution langsung meminta kepada Kepala Sekolah SD Negeri 060898 untuk mengembalikan uang yang telah dipungutnya tersebut.
“Paling lambat, uang itu besok sudah dikembalikan!” tegas Bobby Nasution.
Selain itu Bobby juga minta kepada Kadis Pendidikan agar mengawasi dan menelusuri pungutan tersebut. Di samping itu menindak tegas kepala sekolah yang bersangkutan setelah pengembalian uang kepada orang tua siswa yang dipungut selesai dilakukan
Bobby menjelaskan, perbankan meminta penyerahan bantuan PIP dilakukan secara kolektif melalui kepala sekolah atau petugas sekolah masing-masing. Dikatakannya, bantuan yang diberikan sebesar Rp. 450.000 per bulan.
Akan tetapi, ungkapnya, uang yang diserahkan kepada orang tua siswa hanya Rp 400.000.
“Ada juga orang tua yang merasa tidak ada menarik bantuan PIP, tapi keluar di rekening uangnya. Itu yang akan kita telusuri. Berdasarkan pengakuan beberapa orang tua siswa tadi, mereka diminta sekitar Rp 20.000 hingga Rp. 50.000. Paling lama besok, uang itu sudah harus dikembalikan. Saya juga minta kepada Kadis Pendidikan agar menindak tegas,” pungkasnya.












