“Sebagaimana yang kita ketahui, Kota Medan pernah mendapat predikat sebagai kota terjorok di tahun 2019 lalu. Dengan adanya orientasi Wali Kota ini agar pelajar sadar dan peduli lingkungan, saya nilai sebagai langkah yang sangat bagus sehingga dari sejak dini, anak-anak sudah dikenalkan dan diajarkan bagaimana harusnya mereka mencintai lingkungan,” bilang Indra.
Demi suksesnya harapan Bobby Nasution tersebut, imbuh Indra, bagi OPD terkait, tidak hanya Dinas Pendidikan, tapi juga seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) harus bisa melahirkan inovasi dan terobosan sertab berkolaborasi dengan sekolah-sekolah, terutama dalam mensosialisasikan sekaligus mengkampanyekan gerakan bersih,
sertab peduli lingkungan ini.
“Jadi, saya merasa dan melihat Wali Kota sudah sangat apresiatif dengan kegiatan seperti ini, maka harus ada tindaklanjutnya. Sebab, justru ini harus menjadi semangat bagi OPD agar ke depannya akan semakin banyak lagi sekolah yang menerapkan program tersebut. Artinya, ini bukan hanya soal kuantitas tapi juga kualitas, agar anak-anak sedini mungkin menyadari pentingnya menjaga dan peduli lingkungan,” tambahnya.






