“Karena jalan ini statusnya kelas III, jadi tonasenya paling tinggi 8 ton. Jika tonase yang di atas itu dibiarkan lewat lalu lalang, bisa berakibat buruk dan merusak kondisi jalan. Untuk itu kami berharap warga bisa ikut aktif membantu menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun ini,” minta Bupati Sergai.
Bang Wiwik, sapaan akrab Bupati, menyampaikan harapan agar fasilitas jalan dan jembatan yang sudah dibangun dapat berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
“Dengan mulusnya jalan dan adanya jembatan penghubung, diharapkan mobilitas warga bisa makin meningkat, distribusi hasil bumi pun jadi lebih lancar. Jalan mulus, ekonomi bagus,” tandasnya.
Salah seorang warga yang ikut hadir dalam acara peresmian, Sujono, mengapresiasi tinggi pembangunan jalan dan jembatan yang dilakukan oleh Pemkab Sergai.
“Dengan adanya jembatan ini, kami para warga sudah lebih mudah dan nyaman untuk beraktivitas. Syukur alhamdulillah juga, jalan di desa ini sudah mulus buat dilalui. Mudah-mudahan pembangunan serupa dapat terus dilaksanakan bertahap,” ucapnya.
Peresmian kali ini juga dihadiri oleh Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga SE, MAP, para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Muspika Kecamatan Dolok Merawan.












