Firman berterima kasih kepada Kades yang hadir, sehingga dapat menyampaikan informasi ke desa-desa dan menjadi testimoni kepada wilayah lain di Indonesia.
Selain itu, Firman berharap, saluran irigasi yang sudah dibangun dapat dijaga dan dipelihara dengan baik sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan untuk meningkatkan produksi padi serta mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat petani.
“Apa yang sudah terbangun agar dipelihara bersama, tentunya yang menjaga bapak-bapak sekalian semua, semoga bisa dirasakan oleh anak-anak dan masyarakat,” harapnya.

Selanjutnya acara terakhir penandatanganan oleh Kepala Balai, Kasatker dan Op sekaligus Foto bersama kepada sejumlah Kepala Desa, Konsultan Manajemen Balai (KMB) pada program percepatan peningkatan tata guna air irigasi.
Pada tahun ini, pelaksanaan kegiatan P3-TGAI di Sumatera Utara menjangkau 474 titik yang tersebar di 18 kabupaten, yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Toba, Samosir, Humbang Hasundutan, Karo, Dairi, Nias Utara, Kota Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Asahan, Batubara, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Langkat, Simalungun, dan Pematang Siantar.












