Medan – Kedan News | Di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution, penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor perparkiran menjadi salah satu hal penting untuk diperhatikan. Sebab, sering terjadi kebocoran selama ini sehingga target yang telah ditetapkan acap kali tidak tercapai. Padahal potensi parkir cukup besar sehingga jika dikelola dengan baik tentunya dapat menjadi primadona untuk pemasukan PAD Kota Medan.

Menyikapi kebocoran itulah, Bobby Nasution pun menerapkan sistem digitalisasi dalam pengelolaan parkir di Kota Medan. Kebijakan ini merupakan kali pertama dilakukan seorang Wali Kota di Kota Medan dalam upaya menyelamatkan kebocoran PAD dari sektor perparkiran. Setelah berhasil di Kawasan Kota Lama Kesawan, Bobby Nasution ingin titik e-parkind ditambah. Untuk itu, Pemko Medan melalui Dinas Perhubungan Kota Medan dalam waktu dekat ini akan menambah titik e-parking. Ada 22 titik lokasi e-parking di 8 kawasan di Kota Medan akan menerapkan sitem digitalisasi melalui e-parking. Selain mencegah kebocoran, Bobby Nasution pun berharap melalui e-parking ini semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat saat membayar parkir.












