Bang Wiwiek, sapaan akrabnya, yang hadir didampingi Asisten Pemum Kesra Hj Nina Deliana Hutabarat, S.Sos, M.Si, para Kepala OPD menyebut jika zakat bisa menjadi salah satu solusi untuk mengentaskan kemiskinan di Sergai.
“Saya sudah menjalin komunikasi dengan pihak perkebunan untuk menggalakkan program zakat dari pekerja ini. Kita bayangkan saja, jumlah pekerja perkebunan di Sergai hampir seratus ribu. Kalau dihitung dari jumlah pendapatan dikalikan 2.5%, zakat yang diperoleh bisa sampai miliaran rupiah. Kalau ini berjalan secara konsisten, persentase kemiskinan di Sergai yang ada di angka 7.9%, bisa diturunkan,” sebut Bupati.
Dalam kesempatan ini Bupati Sergai menyampaikan jika dirinya dan Wakil Bupati Sergai H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST, MSP, beserta seluruh OPD terkait, memprioritaskan program pembangunan infrastruktur, seperti jalan, jembatan dan irigasi.
Meskipun begitu, saat ini fokus tersebut terbagi dengan adanya bencana banjir yang menerjang beberapa wilayah di Sergai, seperti Sei Rampah dan Tanjung Beringin.
“ Hari ini tepat satu bulan sejak banjir pertama kali terjadi di Sergai November lalu. Seperti yang kita ketahui bersama, banjir kali ini disebabkan oleh akumulasi beberapa faktor seperti banjir rob, kiriman air dari dataran tinggi akibat curah hujan yang tinggi, dan daya serap yang rendah karena sedimentasi sungai,” ucap Bupati.
Dirinya prihatin melihat warga yang mesti mengungsi akibat kediamannya direndam air. Bupati berkomitmen akan berusaha semaksimal mungkin mencari solusi terbaik untuk menanggulangi permasalah ini.






