Serdang Bedagai, kedannews.com – Koperasi merupakan organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan orang-seorang demi kepentingan bersama, dan berlandaskan kegiatan prinsip gerakan ekonomi rakyat berdasarkan asas kekeluargaan.
Namun di masa pandemi Covid-19 saat ini, semua sektor termasuk ekonomi terdampak salah satunya koperasi yang merupakan badan usaha. Maka dari itu, peningkatan pemahaman dan pengetahuan perkoperasian dan kapasitas serta kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi sangat penting, seperti pengawas koperasi.
Hal itu dikatakan Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, saat membuka pelatihan pengawasan bagi pengawas koperasi DAK Nonfisik Tahun 2021 yang digelar selama 3 hari dari Tanggal 4 s/d 6 Agustus tahun 2021) Theme Park Resort Pantai Cermin.
Bupati Darma Wijaya mengatakan koperasi sudah ada sejak lama sebagai bentuk masyarakat gotong royong di bidang ekonomi. Akan tetapi, koperasi sulit berkembang menyeluruh di Sumatera Utara termasuk di Kabupaten Sergai.
“Penyebab sulit berkembang, karena kurangnya kepercayaan terhadap koperasi itu sendiri dan pengelolaan keuangannya. Kepercayaan itu sulit didapat kalau kita saling mencurigai, tidak merasa saling memiliki, sehingga koperasi badan usaha gotong royong susah untuk maju,” ujarnya.












