“Jadi masyarakat Kota Medan yang kehilangan pekerjaan dapat bekerja, misalnya menjadi tukang atau mandor. Kita ambil contoh dalam pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana kelurahan, bisa dikerjakan secara padat karya, tidak perlu lagi pihak ketiga sehingga masyarakat memiliki pekerjaan,” jelasnya.
Selain pemulihan ekonomi masyarakat di tahun 2022, imbuh Benny, Wali Kota juga tetap memfokuskan pembangunan infrastruktur dasar seperti perbaikan jalan, drainase, penanganan kebersihan dan juga peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan di puskesmas guna mewujudkan visi dan misi Wali Kota Medan menjadikan Kota Medan yang berkah dan kondusif.
Kerja keras yang dilakukan Bobby Nasution mendapat dukungan positif dari dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FE-UMSU) Muhammad Shareza Hafiz M.Acc. Hafiz menilai, langkah yang dilakukan Bobby Nasution sudah sangat tepat. Apalagi pembangunan infrastruktur, ungkapnya, merupakan salah satu program prioritas utama Pemko Medan saat ini. Ditambah lagi dengan memberdayakan masyarakat Kota Medan yang terdampak Covid-19 dalam mempercepat pembangunan tentunya sangat baik sekali.






