Medan, kedannews.co.id – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Kamis sore (31/7/2025), sekitar pukul 16.45 WIB. Aksi ini sebagai bentuk protes atas lemahnya pengawasan aparat terhadap maraknya praktik perjudian dan dugaan peredaran narkoba di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan enam tuntutan kepada kepolisian. Salah satu poin utama adalah desakan agar Kapolda Sumut mengevaluasi kinerja jajaran Polsek Medan Tuntungan yang dianggap lalai menjaga keamanan lingkungan.
Ketua Umum KAMMI Medan, Muhammad Amin Siregar, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil investigasi media pada Minggu, 20 Juli 2025, ditemukan sebuah tempat usaha bernama New CS Café yang diduga tidak memiliki izin resmi, menjadi lokasi peredaran pil ekstasi (inex), mempekerjakan pelayan perempuan di bawah umur dari luar kota, dan menyediakan mesin judi tembak ikan.
“Kami meminta agar Polda Sumatera Utara mengawasi dan mengevaluasi kinerja jajaran Polsek Medan Tuntungan yang dianggap lalai dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujar Amin saat berorasi.












