“Parit jalurnya dari sini ke Perguruan Swasta Taman Kanak-kanak, kondisi parit yang berada di Perguruan Swasta Taman Kanak-kanak tertutup yang mengakibatkan nyamuk banyak keluar dari gorong-gorong menuju kesini, maka dengan itu kami bakar serbuk kayu tersebut,” ungkap Fuad.
Sementara, Kepala Bidang Tata Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Heni mengatakan bahwa pihaknya Tim Pengawasan sebelumnya sudah datang. Terkait solusinya dari Pengawas sebelumnya sudah menyarankan pasang jaring.
“Kalau kami disini, karena tim pengawasan kemarin sudah datang ya, sudah ada solusi yang mungkin dari asap ya pak tadi seperti dijelaskan pak fuad kan, kemudian dari pengawasan tadi sudah mengarahkan pasang jaring,” dijelaskan Heni.
Heni juga menyampaikan bahwa kelanjutannya mereka dalam pembinaan, dan usaha ini telah memiliki NIB dan karena luasnya tidak lebih dari 400 an meter jadi masih di kategori SPPL atau UMKM.
“Untuk selanjutnya kami terkait pembinaannya, karena usaha ini sudah punya NIB, dan luasannya masih di bawah 400 meter, sekitar 400 meter menjurus angka, jadi masih SPPL, berarti kategorinya usaha masyarakat ya, usaha UMKM ya,” ungkap Heni.












