Medan, kedannews.co.id – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Dodi Robert Simangunsong, menilai pelayanan publik di Kota Medan masih menyisakan banyak persoalan. Hal tersebut disampaikannya saat menggelar Reses V Masa Sidang II Tahun Sidang 2025–2026 Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Medan Kota.
Kegiatan penjemputan aspirasi tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni halaman SD HKBP Teladan, Jalan Sempurna, dan halaman Gereja HKBP Teladan, Jalan Sederhana, Kelurahan Teladan Barat. Dalam pertemuan itu, berbagai keluhan warga mengemuka, mulai dari bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran, tingginya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga krisis layanan air bersih yang berlangsung lama.
Salah satu warga, Ibu br Sinaga, mengungkapkan kekecewaannya terkait bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Lansia. Meski telah memiliki rekening sejak 2017, ia mengaku belum pernah menerima dana bantuan.
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya yang menilai proses pendataan bansos tidak transparan. Mereka mempertanyakan mekanisme verifikasi, karena sebagian warga yang dinilai mampu justru tercatat sebagai penerima.












