“Jadi kami tidak tebang pilih. Intinya semua akan diperiksa ketika kepentingan penyidikan ada untuk itu,” tambahnya.
Dari pemberitaan sebelumnya, proyek pengadaan smartboard untuk SMP sebesar Rp17,9 miliar dan SD senilai Rp32 miliar diduga penuh kejanggalan. Proses penganggaran, kontrak, hingga serah terima barang pada 2024 berlangsung sangat cepat dan menuai sorotan.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada Faisal Hasrimy selaku eks Pj Bupati Langkat yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Sumut. Namun, pesan konfirmasi melalui WhatsApp tidak mendapat balasan.












