“Saya terima kasih, karena partai yang mengawali saya untuk masuk ke kancah politik adalah Gerindra. Gerindra hadir saya tahu, (saat) Gerindra lahir saya masih jadi tentara. Saat itu, saya diberikan jalan oleh Pak Pabowo untuk maju,” sebut Gubernur, di acara Rakorda yang dibuka langsung oleh Sekjend DPP Gerindra, Ahmad Muzani.
Untuk itu, Gubernur mengilustrasikan bagaimana seorang pemimpin sebagai orang tua, pelatih sekaligus motivator agar kadernya tetap semangat untuk berjuang dan membesarkan partai bersama-sama. Karenanya, seluruh kader harus loyal dan mengikuti instruksi pemimpin. Terutama di Sumut, dimana nama Ketua DPD Gerindra, Gus Irawan, yang notabene pernah dan sempat diprediksi maju pada Pilgub 2018 lalu, dinilai punya loyalitas terhadap partainya yang mengusung Edy Rahmayadi bersama partai lain.
Sementara Sekjend DPP Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan pesan partai bahwa mereka masih tetap akan mengusung nama Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang. Keputusan itu setelah suara dari kader di tingkat terbawah sampai atas, nama Ketua Umum (Ketum) terus disebut sebagai tokoh yang harus diusung.












