“Dengan Tahun Baru Hijriyah ini kita doakan agar Sumut lebih baik lagi dalam hal pembangunan dan masyarakat Sumut yang bermartabat. Saya melihat kegembiraan di Sumut sangat luar biasa dalam menuntut ilmu pada pertemuan ini,” ucap Ustaz Abdul Somad.
UAS mengatakan, hal yang terpenting dapat diambil hikmah pada peringatan Tahun Baru Hijriyah ini adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam membesarkan Agama Islam, yang penuh dengan cobaan dan ujian yang dilalui. “Dan peristiwa hijrah terjadi karena strategi dan berjamaah. Hijrah itu adalah meninggalkan yang dilarang Allah menuju jalan kebaikan,” katanya.
UAS juga memuji kegiatan Muslim On Duty Fest Gebyar Muharram yang diisi dengan berbagai perlombaan seperti Adzan, Kaligrafi, Nasyid dan Pidato. Perlombaan ini menurutnya perlu kembali digalakkan bagi generasi muda, agar seluruh kreativitas dapat disalurkan dalam perlombaan ini.
Diketahui perlombaan ini dilaksanakan beberapa hari sebelumnya di Aula Tengku Rizal Nurdin. Usai memberikan tausiyah dan pemberian hadiah pada pemenang perlombaan, acara itu juga diisi dengan lelang Cincin Batu Bacan yang digunakan UAS, yang hasilnya disumbangkan untuk rumah Tahfidz Quran di Kota Medan.












