DELISERDANG, kedannews.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meninjau lokasi pembangunan Fasilitas Pengolahan Limbah Terpadu (FPLT) di kompleks Kawasan Industri Medan (KIM), Jalan Pulau Batam, Percut Seituan, Deliserdang, Kamis (7/10). Keberadaan sarana ini diharapkan dapat mengurangi biaya pengolahan limbah, terutama limbah bahan beracun dan berbahaya (B3).

“Saya memang menginginkan ada yang seperti ini di Sumut, sejak tiga tahun lalu. Karena ini akan banyak manfaatnya, terutama dalam hal pengolahan limbah, khususnya B3, dari Rumah Sakit,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi didampingi Dirut PT KIM Ngurah Wirawan, Direktur Pengembagan dan Operasioal M Hita Tunggal dan Direktur Operasi I PT Adhi Karya Suko Widigdo.
Di lokasi pembangunan FPLT seluas lima hektare tersebut, Gubernur mengunjungi beberapa sarana pengoperasian pengolahan limbah, seperti laboratorium dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Gubernur pun menyampaikan bahwa usulan membangun kawasan seperti ini sejak tiga tahun lalu, karena beberapa laporan dan permohonan dari Rumah Sakit (RS) terkait pengolahan limbah B3.












