MEDAN, kedannews.com – Fraksi PKS DPRD Medan berang dengan beredarnya video viral makanan non halal yang dijual di supermarket saat bulan Ramadhan dan mendesak Pemerintah Kota meningkatkan pengawasan terhadap penjualan makanan non halal yang di pasar swalayan.
Mengingat vidio viral di salah satu supermarket di Kota Medan itu, karena tidak memisahkan tempat penjualan makanan halal dan makanan non halal sehingga meresahkan umat Muslim yang berbelanja di situ, kata juru bicara Fraksi PKS DPRD Medan.
Dhiyaul Hayati selaku juru bicara Fraksi PKS DPRD Medan menyampaikan keberatan fraksinya terkait video viral makanan non halal saat menyampaikan pendapat Fraksi PKS terhadap Ranperda UMKM di sidang paripurna, Senin (18/3/2024) di gedung dewan, mengatakan UMKM memiliki peranan yang vital.
Menurutnya, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan vital dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi dalam suatu negara.
Kontribusi terhadap perekonomian tidak hanya dapat dirasakan di negara-negara berkembang tetapi juga di negara maju.
“Tantangan yang dihadapi pemerintah pusat berbeda dengan pemerintah daerah,” sebutnya.












