Batu Bara, kedannews.com – Sanggar Seni Tradisional Melayu, Gelanggang Batu Bara Meronggeng (Gebeng) genap berusia 1 tahun. Komunitas Gebeng khas Melayu Batu Bara peringati hari lahir (Harlah) pertama di Pendopo Matsah, Desa Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. Senin (15/11/2021).
Ketua Gebeng Batu Bara, Abdul Gani, mengatakan, satu tahun silam para pemangku adat budaya Melayu Batu Bara, berembuk untuk membentuk group musik tradisional Melayu khas Kabupaten Batu Bara. Sebagai bentuk pelestarian tradisi Melayu agar tetap eksis di Bumi Melayu Batu Bara.

“Ini juga sebagai bentuk kearifan lokal, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” ungkap Abdul Gani.
Gebeng Melayu Batu Bara siap untuk menghibur masyarakat Batu Bara, para pemainnya sudah sangat berpengalaman, pukulan gendang, tarikan acordion, ditambah petikan gitar dan gesekan biola, pasti membuat kita terhibur, tambah Gani.
Penyanyinya juga sudah tidak diragukan suaranya, karena sudah punya pengalaman bertanding di even nasional, sebut Gani.
Keberadaan Gebeng Batu Bara juga sebagai penangkal masuknya hiburan musik – musik yang dapat merobah tatanan adab kehidupan masyarakat Batu Bara, ujar Gani.






