Ia mengawali tausiah dengan mengajak jemaah memperbanyak puji syukur kepada Allah SWT dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Ustadz Amir kemudian mengutip Surah Al-Ahzab ayat 21 yang menjelaskan bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat suri teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir.
Menurutnya, salah satu keteladanan penting dari Rasulullah SAW adalah kemuliaan akhlak. Ia mengingatkan agar kesempurnaan fisik tidak hanya dilengkapi dengan penampilan, tetapi juga akhlak yang baik.
βKalau kau lihat tubuhmu sempurna, wajahmu bagus, maka jagalah kesempurnaan tubuhmu dan kebagusan wajahmu dengan kebaikan akhlakmu,β ujar Ustadz Amir.
Ia kemudian menjelaskan bahwa paras yang baik dapat kehilangan daya tarik apabila tidak disertai akhlak mulia. Sebaliknya, akhlak yang baik dapat membuat seseorang disenangi dan dihormati.
Ustadz Amir juga menyampaikan kisah Anas bin Malik yang sejak kecil tinggal bersama Rasulullah SAW selama sekitar 10 tahun. Menurut kisah yang disampaikannya, Anas tidak mendapat perlakuan kasar dalam menjalankan pekerjaan selama berada di rumah Rasulullah SAW.












