Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Sumatera Utara

IKANAS Sumut Gelar Maulid Nabi 1448 H, Dirangkai Syukuran HUT Erwan Rozadi Nasution ke-63 dan Dra. Hj. Ermalia Nasution, Pesan Jaga Lisan Mengemuka di Tengah Penguatan Silaturahmi

×

IKANAS Sumut Gelar Maulid Nabi 1448 H, Dirangkai Syukuran HUT Erwan Rozadi Nasution ke-63 dan Dra. Hj. Ermalia Nasution, Pesan Jaga Lisan Mengemuka di Tengah Penguatan Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Deli Serdang menjadi momentum memperkuat ukhuwah dan silaturahmi keluarga besar IKANAS Sumatera Utara, sekaligus dirangkai dengan syukuran ulang tahun Erwan Rozadi Nasution dan Dra. Hj. Ermalia Nasution.

Ketua DPD IKANAS Sumatera Utara Ir. H. Erwan Rozadi Nasution menyambut kedatangan tamu undangan dengan bersalaman dalam kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus syukuran bersama keluarga besar IKANAS Sumut di De’ Nasti Cafe, Deli Serdang, Jumat (18/9/2026). (kedannews.co.id/Foto: Ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

“Dari lisan ini bisa lahir dua jalan. Bisa dari lisan lahir kebaikan, bisa lahir keburukan. Hanya tinggal kita memakainya, mau ke mana diarahkan,” katanya.

Ia menekankan bahwa menjaga lisan bukan hanya dilakukan dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam keluarga, lingkungan masyarakat dan ketika berinteraksi dengan orang lain.

MEMPROSES ADSENSE...

Jemaah diingatkan agar tidak mudah memberikan komentar mengenai fisik, keadaan maupun kekurangan orang lain. Bahkan candaan sekalipun, menurutnya, perlu dipertimbangkan agar tidak membuat orang lain merasa malu atau tersinggung.

“Salamatul insan bihifzil lisan. Selamat manusia kalau dia menjaga lisannya,” ujarnya.

Akal Diingatkan Mendahului Ucapan

Menutup tausyiahnya, Ustadz Amir mengutip nasihat Ali bin Abi Thalib mengenai hubungan antara akal dan lisan.

Ia menjelaskan bahwa seseorang perlu memikirkan terlebih dahulu perkataan yang akan disampaikan serta dampaknya sebelum berbicara.

“Orang cerdas dia letakkan akalnya di depan, lisannya di belakang. Sebelum dia ngomong dan bicara, dia sudah pikirkan dengan matang dan baik apa kata-kata yang dia lontarkan,” jelasnya.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan