Menurut Koordinator Forum Aktivis 98 ini, Gibran mampu menghipnotis penonton debat serta membalikkan persepsi publik yang selama ini di framing sebagai belimbing sayur.
“Selama inikan Gibran di framing sebagai anak ingusan, belimbing sayur dan sebutan yang bernada mengejek dirinya, tapi dalam debat tadi malam Gibran bukan saja mampu membalikkan persepsi dan framing terhadap dirinya tetapi juga berhasil menghipnotis penonton debat dan mengakui kapasitasnya,” jelas Ikhyar.
Ikhyar menambahkan debat cawapres tadi malam mampu menarik simpati publik terhadap cawapres 02 dengan angka yang cukup signifikan.
“Pasca debat berlangsung, dari berbagai pooling, riset hingga respon publik terlihat sangat tinggi apresiasinya terhadap penampilan Gibran, misal nya riset dari Continuum Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) yang memberikan angka 77,69 persen dalam percakapan di platform media sosial X (Twitter), atau akun Metro TV 4 jam pasca debat yang memberikan angka 77% atau media faktaindo juga nilai Gibran berada pada posisi 70%, sementara dua kandidat cawapres lainnya justru berada di bawah 20%,” ungkap Ikhyar yang juga menjabat Ketua Umum Relawan Persatuan Nasional.












