Adapun tuntutan yang akan dilayangkan oleh ratusan mahasiswa tersebut, meminta Kejatisu untuk serius menangani kasus dugaan korupsi di BTN yang merugikan negara Rp39, 5 miliar.
Dalam surat tersebut juga, pihak mahasiswa meminta agar Kejatisu segera melimpahkan berkas korupsi BTN atas 4 tersangka pejabat BTN ke PN Tipikor.
Sayangnya, rencana aksi demo dilakukan mahasiswa batal. Kasat Intel Polrestabes Medan, AKBP Ahyan membenarkan kalau ada masuk ‘sprint’ terkait rencana aksi demo akan dilakukan ratusan mahasiswa.
“Saya belum cek, namun sprint nya sudah ada. Ya, hari ini UnrasnyaUnrasnya, ” ujar Kasat sembari mengatakan kalau
Unrasnya batal tanpa info kejelasan pembatalan tersebut.
Sementara kasipenkum kejatisu yos gernold di konfirmasi,dalam kondisi kurang sehat,nanti di cek kembali ya bang,saya lagi ngak masuk kantor ucap bang yos melalui pesan whatsap.












