Kemudian, Presiden menegaskan, hukum harus ditegakkan seadil-adilnya, tanpa pandang bulu. Dikatakannya, keamanan, ketertiban sosial dan stabilitas politik adalah kunci. Oleh karenanya, kata Presiden, rasa aman dan rasa keadilan harus dijamin oleh negara, khususnya oleh aparat penegak hukum dan lembaga peradilan. Demikian juga dengan pemberantasan korupsi, lanjut Presiden, juga terus menjadi prioritas utama. โUntuk itu, Polri, Kejaksaan dan KPK terus bergerak,โ ungkapnya.
Di kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan UMKM harus terus didukung agar bisa segera naik kelas. Digitalisasi ekonomi yang telah melahirkan dua decacorn dan sembilan unicorn, jelas Presiden, terus didorong untuk membantu pemberdayaan UMKM. Kemudian, lanjutnya, 19 juta UMKM telah masuk dalam ekosistem digital dan ditargetkan sebesar 30 juta UMKM akan masuk ekosistem digital pada tahun 2024.
Usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan, terkait upaya Pemerintah untuk mendukung UMKM naik kelas sejalan dengan apa yang dilakukan Pemko Medan saat ini. Diungkapkannya, upaya yang dilakukan Pemko Medan di antaranya menjalin kerja sama dengan pelaku UMKM, terutama sektor kuliner dalam pengadaan makanan dan minuman di lingkungan Pemko Medan. Untuk pengadaan makanan dan minuman tersebut, pelaku UMKM harus terdaftar ke dalam E-Katalog Lokal Pemko Medan.












