“Pada saat pemilihan tidak ada satu pun pengurus BKM Amaliyah, dan ada satu orang Pembina hadir, namun karena tidak terlihat kepengurusan BKM yang lama, lalu ia pulang, karena menganggap pemilihan pengurus BKM yang baru Ilegal,” jelas Ramli yang akrab dipanggil ayah.
Hari ini dengan tegas saya katakan,” saya tidak punya niat sama sekali untuk memonopoli kepengurusan dan menjadi BKM yang akan datang,” tegas Ayah.
Naifnya lagi, sebagian warga yang diundang rapat, selama ini tidak pernah datang ke masjid atau sholat di masjid ini, hanya sebagian kecil saja jamaah masjid yang hadir. ” Jamaah yang hadir heran, kok yang datang rapat bukan jamaah rutin ke masjid, bisa jadi ada yang baru pertama kali datang masjid, itupun karena ada rapat yang BKM ilegal,” sebut Ayah.
Tiga tahun yang lalu Masjid ini masih kecil dan nyaris mau rubuh, syukur Alhamdulillah sekarang sudah berdiri dengan megah, walau belum selesai 100%. “Semua ini berkat kerjasama yang baik antar sesama pengurus, sehingga banyak para dermawan yang mengulurkan infaqnya untuk pembangunan masjid. Baik itu warga sekitar dan para dermawan lainnya,” ujarnya.












