MEDAN, kedannews.co.id β Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat memperkuat keamanan lingkungan, menjaga toleransi antarumat beragama, serta bersama-sama memerangi peredaran narkoba. Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Jumat Keliling di Masjid Quwatul Muslimin, Jalan HM Joni, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan yang dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sumut dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., itu menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung.
Setelah melaksanakan salat Jumat bersama jamaah, Sonny menyampaikan sejumlah pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan serta tidak mudah terpengaruh berita bohong, ujaran kebencian, dan provokasi yang berpotensi merusak kerukunan antarumat beragama.
“Kita harus terus menjaga kerukunan, mempererat silaturahmi, dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks maupun provokasi. Jangan sampai perbedaan justru membuat kita terpecah belah. Persatuan dan toleransi harus kita jaga bersama,” pesan Sonny kepada jamaah.
Ia juga mendorong masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui kegiatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan pengawasan bersama. Menurutnya, upaya mencegah kejahatan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, bukan hanya mengandalkan kepolisian.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri. Kami membutuhkan kepedulian dan peran aktif masyarakat untuk bersama-sama mencegah kejahatan, seperti begal, tawuran, geng motor, maupun gangguan kamtibmas lainnya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sonny secara khusus mengingatkan bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda serta berpotensi memicu tindak kriminalitas.
Ia mengajak orang tua, tokoh masyarakat, dan kalangan generasi muda untuk berperan aktif mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan masing-masing.
“Peredaran narkoba harus kita perangi bersama. Jangan biarkan generasi muda kita menjadi korban. Orang tua, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen harus peduli serta berani mengambil peran dalam mencegah narkoba,” ujarnya.
Selain masalah keamanan, Kapolda Sumut turut menekankan pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata karena keberadaan polisi, melainkan menjadi kebutuhan untuk melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Sonny mengimbau pengendara sepeda motor menggunakan helm berstandar SNI, termasuk penumpang, menyalakan lampu utama pada siang hari, serta membawa kelengkapan dokumen kendaraan berupa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).
Masyarakat juga diminta mematuhi rambu-rambu dan marka jalan serta mengedepankan etika dan sikap saling menghormati antarsesama pengguna jalan.
Melalui kegiatan Jumat Keliling tersebut, Kapolda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan Polri di tengah masyarakat, tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga pencegahan, edukasi, dan pelayanan.
Kegiatan itu diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mewujudkan Sumatera Utara yang aman, tertib, dan kondusif.






