Di sana, Gubernur terlihat menikmati suasana asri tepian sungai sambil berbincang bersama Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan Wakil Bupati Mutsyuhito Solin beserta para istri. Berselang satu jam, rombongan pun mulai menyusuri jalur menuju Kecamatan Pagindar, dengan waktu tempuh sekitar 2 jam 30 menit, melewati medan berkelok, curam dan terjal. Ditambah lagi kondisi jalan yang berbatu, membuat pergerakan kendaraan melambat.
Setibanya di Kecamatan Sibagindar, Gubernur bersama Bupati dan Wakil Bupati kemudian mengunjungi perkampungan, dimana masyarakatnya sebagian besar membudidayakan tumbuhan Serai, dan mengolahnya menjadi minyak untuk kesehatan.
Perjalanan ke perkampungan di Kecamatan Pagindar itu pun harus ditempuh dengan kendaraan khusus, karena jalur jalan yang ditempuh sangat ekstrim. Sekira setengah jam, Gubernur pun melihat kondisi perkampungan dan menyapa warga sekitar.
“Ini sangat tidak wajar memang (kondisi infrastruktur jalan). Kita akan pikirkan bagaimana caranya untuk membangun ini, supaya akses (mobilitas pertanian) masyarakat lebih mudah,” sebut Gubernur.
Kedatangan Gubernur ke daerah yang berbatasan dengan Provinsi Aceh itu, pun menjadi momentum bagi Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor bersama Wakil Bupati Mutsyuhito Solin menunjukkan bagaimana potensi alam (komoditi pertanian) di sana, perlu sentuhan pembangunan infrastruktur.












