Saat dikonfirmasi kecurangan yang dilakukan oleh segelintir karyawan SPBU Bakti, Situmeang selaku Pengawas mengaku berdalih bahwa pihaknya hanya membantu orang susah. Situmeang mengklaim para pengecer adalah orang susah.

“Saya sudah di rumah. Sudah saya suruh stop, mereka orang susah bang. Mereka minta tolong, harus paham lah orang abang. Tolong lah jangan ditulis berita bang, dipecat nanti karyawan saya. Bahkan saya pun bisa dipecat, aman lah yang minyak orang abang nanti. Tapi tolong jangan ditulis ya beritanya, ujar Situmeang.
Padahal yang tampak di SPBU tampak para pengecer, bergantian membawa dua drum dan jerigen. Mereka ada yang membawa sepeda motor, becak, mobil Ambulance, bahkan mobil pribadi sepeti yang terlihat Rabu (27/4/2022) sore kemarin di SPBU Bakti, tampak dari dalam mobil pribadi mengeluarkan beberapa drum dari dalam mobil dan langsung mengisi sendiri ke drum dari mesin pom bensin.
Sebelumnya, Sabtu (23/4/2022) kemarin awak media yang melakukan investigasi juga sempat merekam salah satu pengecer yang membeli Pertalite dengan menggunakan drum. “Ya ini isi Pertalite,” aku perempuan berbaju kuning tersebut saat ditanya wartawan, sembari mengisi bahan bakar minyak ke dalam jerigen yang dibawanya.
Penulis: Yeni Sitorus
Editor: Cut Riri












