“Mengapa Partai Demokrat yang digoyang? Kan ini yang menjadi pertanyaannya.
Jawabnya adalah karena Partai Demokratlah yang saat ini dirasakan rakyat memperjuangkanapa yang menjadi harapannya.
Di saat partai dan elit politik lainnya sibuk berlomba berbagi kekuasaan, Partai Demokrat yang konsisten berkoalisi dengan rakyat,” ucap Burhanuddin Sitepu.
Ketua FPD DPRD Medan ini menganjurkan Presiden Jokowi untuk membalas surat Ketum AHY terkait dugaan keterlibatan orang dekatnya.
Apalagi dalam penjelasan Moeldoko yang disiarkan media jelas terungkap keberadaannya yang terlibat menerima kunjungan kelompok Gerakan Merebut Paksa Partai Demokrat.
“Moeldoko itu harus tau bahwa keberadaannya dimana pun tak bisa terlepas sebagai kepala staf kepresidenan.
Itu artinya jika ia menerima orang-orang yang ingin berbuat illegal di Partai Demokrat maka publik menilai sikap Moeldoko itu adalah atas perkenan Jokowi.
Tidak bisa seperti penjelasan Moeldoko yang menyebut itu adalah tindakan pribadinya,” tegas Burhanuddin.
Untuk tidak mencoreng kredibilitas Jokowi, Burhanuddin meminta presiden menindak Moeldoko setidaknya memberi peringatan kepadanya atas sikap yang tak etis itu.












