MEDAN, kedannews.com – Ketua DPC PD Kota Medan Burhanuddin Sitepu menilai Gerakan Merebut Paksa Partai Demokrat yang diduga kuat melibatkan orang dekat Jokowi sebagai sebuah malapetaka demokrasi di Indonesia. Sebab upaya dimaksud merupakan perbuatan tak beradab dan tak bermoral yang sangat memalukan.
Ini adalah tindakan menghalakan segala cara untuk mempertahankan kekuasaan dengan melucuti lawan-lawan politik. Selasa (02/02/2021).
Meski demikian, Burhanuddin menegaskan Gerakan Rebut Paksa Partai Demokrat tersebut dipastikan gagal karena faktor Illahi.
“Allah telah menunjukkan kepada Ketum AHY melalui kader-kader Demokrat baik di DPP, DPD dan DPC yang tak goyah dengan iming-iming untuk menghancurkan partai dan justru melaporkan rencana jahat tersebut.
Gerakan merebut paksa Demokrat itu yang sudah tercium secara dini berkat faktor Illahi , saat ini kata Burhanuddin bukan justru merapuhkan Partai Demokrat tetapi justru semakin meningkatkan soliditas kader bahkan simpati rakyat.
“Gerakan illegal untuk menjatuhan kepemimpinan AHY tentu bukan saja terdeteksi oleh DPP PD tetapi juga terbaca oleh rakyat sebagai bagian dari rejim saat ini untuk melanggengkan kekuasaan di Pemilu mendatang.












