Nawal juga menyampaikan apresiasi atas upaya Sub Konsorsium TRP Sumut yang turut serta melestarikan dan memperkenalkan budaya daerah Sumut. Hal tersebut tentunya akan mendapat dukungan dari PKK Sumut. βSelaku Ketua TPP Sumut, tak mungkin saya tidak mendukung, apalagi untuk kemajuan dan pelestarian budaya sebagai warisan bagi generasi Sumut yang akan datang,β tegasnya.
Sementara Ketua Sub Konsorsium TRP Sumut Nurhayati Lubis mengatakan, pembakuan TRP Batak Toba untuk mengangkat dan melestarikan nilai budaya TRP Batak Toba, sehingga menjadi acuan masyarakat agar tidak terjadi kesalahan saat memakai pakaian adat.
Sebelumnya Sub Konsorsium TRP Sumut telah membakukan enam TRP yakni TRP Melayu, Karo, Sibolga, Simalungun, Mandailing Natal serta Tapanuli Selatan. βTelah dilakukan uji kompetensi dan digunakan di seluruh Indonesia, serta masuk di kurikulum pendidikan formal maupun pendidikan luar sekolah,β katanya.
Dijelaskannya, dalam upaya membakukan TRP Batak Toba, terlebih dahulu dilaksanakan lokakarya, yang akan dilaksanakan di Kota Balige, Kabupaten Toba. Kemudian lokakarya, seminar dan uji kompetensi.












