Medan, kedannews.com – Usai Shalat Dzuhur, Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima audiensi Gereja Katolik Santa Perawan Maria yang Dikandung Tanpa Noda Paroki Katedral (Keuskupan Agung Medan) di Balai Kota Medan, Selasa (18/1). Kedatangan mereka terkait izin untuk dilakukannya penataan terhadap bangunan Gereja Katedral Medan Jalan Pemuda yang selama ini telah dimasukkan sebagai bangunan cagar budaya.
Kepada Bobby Nasution, Uskup Agung Mgr Kornelus Sipayung didampingi RD Sesarius Petrus Mau selaku Pastor Paroki dan Sekretaris Dewan Paroki Katedral Medan Indra Kesuma menyampaikan, penataan dilakukan untuk menampung jemaat. Dikatakannya, kapasitas Gereja Katedral saat ini hanya mampu menampung sebanyak 600 jemaat. Sedangkan jumlah jemaat yang yang tergabung dalam Paroki Keuskupan Medan sebanyak 4.800 jemaat.
“Gereja Katedral harus dipertahankan, sebab sebagai cagar budaya. Tapi satu sisi, jemaat kita cukup banyak sehingga katedral yang ada saat ini tidak mencukupi sehingga ingin dilakukan penataan. Dalam penataan katedral juga akan terkena bangunan sekolah. Oleh karenanya kami minta izin untuk melakukan penataan katedral dan sekolah yang merupakan cagar budaya tersebut,” kata Mgr Kornelus.












