Dari hasil peninjauannya, diketahui kondisi tersebut sudah berlangsung selama 5 tahun. Bahkan, jalan rusak yang dipenuhi lubang dan tergenang air tersebut tidak jarang mengakibatkan mesin kendaraan bermotor masyarakat mati saat melintas dan kerap menyebabkan jatuhnya korban. Sementara itu penyumbatan drainase berdampak pada tidak mengalirnya air, sehingga menyebabkan banjir dan menggenangi rumah warga setiap hujan deras turun.
Melihat kondisi tersebut, Bobby Nasution langsung menghubungi Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Zulfansyah Alisyahputra untuk menanyakan apakan kawasan yang dimaksud telah masuk dalam daftar wilayah yang akan diperbaiki. Guna mendapatkan kepastian jawaban, dirinya pun memerintahkan Kadis PU menghadirkan Kepala UPT Wilayah Timur Dinas PU Kota Medan.
“Segera mungkin (jalan rusak) ini diperbaiki dan langsung dicor (dibeton). Sebab, banyak warga yang jatuh saat melintasi jalan, apalagi genangan air sudah menutupi permukaannya sehingga tidak kelihatan jika ada lubang di dalamnya. Selain itu, cari skema terbaik agar air di drainase dapat mengalir, mengingat kawasan ini adalah wilayah cekungan. Kasihan warga kalau harus terus kebanjiran,” kata Bobby Nasution memerintahkan Kepala UPT.






