“Jadi, kalau ada tokoh atau kepala daerah yang turun langsung dalam situasi sekarang, bisa dikatakan semacam hiburan juga. Artinya, mengobati perasaan yang hari ini sama-sama kita ketahui situasinya sekarang sulit akibat pandemi Covid-19,” ungkap Rozi.
Selanjutnya, alumni Magister Ilmu Komunikasi (MIKOM) FISIP USU tersebut juga mengatakan, kebiasaan Bobby Nasution yang ketap menyahuti keluhan warga dari media sosial pribadinya merupakan tuntutan kepemimpinan zaman now. Sebab, saat ini media sosial menjadi saluran paling efektif karena bersifat langsung. “Apalagi, kalau publik mengetahui bahwa akun itu langsung dipegang oleh Bobby Nasution, tentu saja masyarakat akan lebih nyaman untuk mengadu. Ditambah lagi, kalau Bobby bisa turun langsung ke masyarakat dan menyelesaikan persoalan sudah pasti lebih bagus lagi,” paparnya.

Apa yang sudah dikerjakan Bobby Nasution dengan gaya dan ciri khasnya seperti itu, kata Rozi, hendaknya harusnya bisa ditiru oleh seluruh jajarannya. “Apa yang dilakukan Bobby Nasution harusnya bisa menginspirasi serta memotivasi seluruh jajarannya untuk melakukan hal serupa,” harapnya seraya mengungkapkan bahwa pelayanan harus langsung ke titik penyakitnya atau ke masyarakat dan menyelesaikannya. (arh)






