Dalam kesempatan tersebut, Ijeck mengaku sudah sering mendengar Labuhanbatu dari orang tuanya, Almarhum H Anif. “Dadak dahulu sering kemari, beliau dekat dengan Iwan Maksum. Kehadiran saya kemari atas pesan beliau untuk bersilaturahmi di Labuhan Bilik, karena di sana ada tanah yang dahulu pernah ditawarkan Almarhum Muis Dalimunthe. Pesan beliau ke saya lihat mau dijadikan apa di sana, makanya saya tidak memberitahu secara resmi kepada Bupati mau hadir kemari, baru sampai di sini kami sampaikan. Tapi saya tak menyangka kalau pertemuan ini begitu ramainya dan ini pasti karena Allah yang menentukan,” ujarnya.
Dikatakan juga, ia mengenal Labuhanbatu sebagai daerah yang banyak diisi dengan para ulama, banyak pesantren dan rumah tahfidz.
“Saya juga dengar ternyata Pemkab Labuhanbatu ada memberi beasiswa pendidikan ke luar, diantaranya ke Al-Azhar Mesir. Artinya, anak-anak Labuhanbatu tak hanya punya ilmu secara dunia tapi juga iman dan ini harus dipertahankan, karena generasi yang punya iman yang kuat, jika dia memimpin nanti bisa menjadi pemimpin yang amanah,” ujar Ijeck.
Ijeck berharap masyarakat Labuhanbatu bisa terus kompak dan saling dukung mendukung agar kelak generasi penerus bisa menjadi tuan di rumah sendiri.












