Untuk pembebasan lahan di wilayah Medan, lanjut Benny Iskandar, Pemko Medan menganggarkan Rp45 miliar, masih ada kekurangan dari total anggaran Rp75 miliar. Sedangkan untuk wilayah Deli Serdang diperkirakan membutuhkan anggaran pembebasan lahan sebesar lebih kurang Rp 11 miliar.
“Inilah masih kita minta kepada BWSS untuk menambah anggarannya untuk pembebasan lahan. Dan itu sudah disanggupi BWSS. Kita optimis pada tahun 2022 ini proses pengadaan lahan sekaligus pembangunan fisik sudah bisa dimulai dan diselesaikan,” sebut Benny Iskandar.
Benny Iskandar menyebutkan, normalisasi Sungai Bedera ini akan mereduksi banjir sekitar kawasan Perumnas Helvetia dan Kawasan Helvetia Pantai Timur dan Barat sampai ke Jalan Amal Luhur dan sekitarnya.
Kegigihan Bobby Nasution mengembangkan kolaborasi, baik dengan pemerintah pusat maupun pemkab/pemko mendapat menuai pujian dari masyarakat, termasuk dari kalangan akademisi. Beberapa waktu lalu Prof. Dr. R. Hamdani Harahap, M.Si, Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara menilai kolaborasi adalah langkah tepat dalam penanganan banjir.












