Selain itu, kata Bobby Nasution, mendorong dan mengendalikan agar percepatan dan perluasan capaian kinerja, khususnya di bidang infrastruktur dapat tercapai dengan optimal, seperti pembangunan jaringan jalan, jaringan drainase, termasuk normalisasi beberapa sungai yang selama ini menjadi salah satu faktor utama terjadinya genangan/banjir.
“Kemudian mendorong dan mengendalikan beberapa program strategis yang sedang dilaksanakan, seperti revitalisasi Lapangan Merdeka dan penataan kawasan Kota Lama Kesawan dapat berjalan sesuai dengan rencana. Sehingga dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat,” jelas Bobby.
Oleh karenanya Bobby berharap, perubahan APBD TA 2022 ini dapat diimplementasikan secara optimal baik dari sisi pendapatan maupun dari sisi belanja daerah. Menantu Presiden Joko Widodo ini juga mengingatkan agar fungsi dan peran APBD sangat penting, khususnya sebagai stimulus perekonomian kota, sehingga target-target ekonomi makro seperti pertumbuhan ekonomi, pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja dan lain-lain dapat tetap dicapai sebagaimana yang direncanakan.
“Dengan begitu, masyarakat Kota Medan dapat merasakan manfaat dan dampak positif yang lebih nyata, khususnya terhadap perekonomian kota sekaligus peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan,” harapnya di hadapan Ketua DPRD Medan, Hasyim SE didampingi Wakil Ketua Ihwan Ritonga SE, Rajudin Sagala dan HT Bahrumsyah dan Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman serta unsur Forkopimda Kota Medan.












