Ahmad Fauzan juga menyebutkan, PAN Sumut menampung semua aspirasi semua elmen masyarakat, baik tokoh, pemuda maupun kader. Kemudian bacaleg harus berjuang merekrut anggota pemilih sebanyak-banyaknya dengan terukur dan dilaporkan ke DPW untuk diupload di aplikasi simPAN. “ Itu yang menjadi dasar kita untuk menilai dan menetapkan nomor urut, bukan karena ada unsur kedekatan dengan pimpinan di partai. Apalagi nomor urut bukan jadi patokan untuk duduk di kursi legislative, “tegasnya.
“Kita semua harus berjuang, mencari suara sebanyak-banyaknya, bukan sekedar tepe-tepe (tebar pesona-red). Jika terbukti benar jumlah anggota yang direkrut dengan target bertambahnya jumlah kursi di DPRD Sumut, Kami akan membantu atributisasi, seperti bendera partai,umbul-umbul, bahkan untuk uang saksi pun insya Allah tidak akan kita kutip dari caleg,” ujarnya.
Target PAN Sumut di Pileg 2024, katanya lagi, harus menambah 2 digit minimal 12 kursi, sehingga bisa mendapat unsur pimpinan. Setiap dapil (daerah pemilihan) ditargetkan minimal dapat satu kursi di DPRD Sumut. Perkara siapa yang duduk nantinya sudah tertulis di Lauh Mahfuz. Jadi tidak ada karena sesuatu kedekatan pengurus. “Kawan-kawan yang sudah dua tiga periode di kabupaten/kota, diharapkan maju ke DPRD tingkat provinsi,” katanya seraya menyebutkan anggota DPRD Sumut saat ini Muhammad Gandhi Faisal Siregar maju menjadi caleg DPR-RI periode 2024-2029.












