“Akhirnya waktu itu disuruh kerja di Yayasan Haji Anif yang di Labuhanbatu sambil sekolah kata Pak Ijeck, terus ditanya Raja kelas berapa buk, saya bilang sudah tamat dua tahun lalu. Rupanya ditawari kuliah, katanya biar dibiayai mau di mana, terus Raja pilih di Universitas Labuhanbatu. Akhirnya lima hari setelah telpon Pak Ijeck, datanglah Bapak Suheri dari Yayasan Haji Anif Labuhanbatu untuk memberikan biaya pribadi untuk mendaftar kuliah dan sampai saat ini. Jadi nanti Raja buat rincian tiap semester, dananya ditransfer,” ujar Erlina.
Raja mengaku selain silaturahmi, Ia juga memberikan oleh-oleh kacang dagangannya kepada Wagub Sumut. Ia pun memamerkan kemasan kacangnya yang sudah berinovasi dengan nama ‘Raja Kacang’. “Sekarang kacangnya sudah pakai kemasan, dan jualannya selain diantar ke warung-warung juga sudah dipasarkan melalui sistem online, pemasarannya melalui sosial media. Alhamdulillah, ilmunya saya dapat selama kuliah,” ujar Raja.
Menanggapi ini, Ijeck mengaku sangat bangga dengan Raja dan berpesan agar Raja selalu semangat berinovasi dalam berdagang dan paling penting sayang dengan ibu dan keluarganya.












