Serdang Bedagai, KedanNews.com – Bencana banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menjadi perhatian banyak pihak, tak terkecuali para legislator pusat.
Hal ini terlihat ketika Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) La Nyalla Mahmud Mattalitti beserta rombongan hadir ke Sergai dan memantau langsung kondisi Sungai Belutu yang meluap dan pengungsi korban banjir di Sei Rampah, Kamis (25/11/2021).
Di kesempatan ini Bupati Sergai H. Darma Wijaya menyampaikan jika bencana banjir yang terjadi tahun ini merupakan yang terparah sejak 20 tahun belakangan. Ia menyebut, ada beberapa faktor yang ditenggarai jadi penyebab meluapnya air ke pemukiman warga.
βAliran air sungai tidak lancar karena sedimentasi yang mengakibatkan pendangkalan. Lalu, bagian hilir sungai juga menyempit. Apalagi ditambah dengan cuaca ekstrim yang mengakibatkan banjir rob dan curah hujan yang tinggi. Akumulasi dari faktor-faktor ini mengakibatkan banjir yang parah,β ucap Bupati Sergai.
Bupati kemudian merinci, sampai hari ke 24 banjir di Sergai, ada sekitar 6.000 kepala keluarga atau kurang lebih 34.000 jiwa yang tersebar di 5 kecamatan yang terdampak bencana banjir yaitu di Sei Rampah, Tebing Tinggi, Tanjung Beringin, Sipispis dan Dolok Masihul.












