“Saya berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk menambah ilmu dan pengetahuan terkait dengan olahan pangan lokal. Artinya sembari menjalani usahanya saat ini, masyarakat juga dapat mencoba untuk membuat olahan pangan lokal, kemudian dapat menjadi bentuk usaha lain guna meningkatkan pendapatan,” Sebut Kadis Ketapang.
Dijelaskan Emilia Lubis, bantuan alat masak dan steling yang diberikan ini merupakan permintaan masyarakat yang ada di kelurahan tersebut, bukan serta merta Dinas Ketapang memberikannya. Artinya bantuan ini sesuai dengan yang dibutuhkan masyarakat untuk mereka berusaha. Oleh karena itu, Emilia meminta komitmen masyarakat apabila tidak dipergunakan sebagaimana fungsi dan tujuannya maka peralatan bantuan tersebut akan ditarik kembali.
“Bantuan yang diberikan ini merupakan permintaan dari masyarakat langsung, sehingga manfaatkan dengan baik untuk berusaha. Apabila tidak digunakan kami akan tarik kembali, cocok ibu- ibu. Komitmen kita bersama ini untuk menambah penghasilan keluarga,” Ujar Emilia disambut hangat dan gembira oleh ibu- ibu yang merupakan masyarakat peserta pelatihan dan penerima bantuan.












